PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikofarmakologiPsikologi KlinisPsikiatri

Antipsikotik Konvensional

conventional antipsychotic

Ringkasan Singkat

Antipsikotik konvensional adalah kelas pertama obat antipsikotik yang dikembangkan untuk mengobati psikosis, terutama skizofrenia, yang bekerja dengan memblokir reseptor dopamin.

Antipsikotik konvensional, juga dikenal sebagai antipsikotik generasi pertama atau antipsikotik tipikal, adalah kelas pertama dari obat-obatan yang dikembangkan untuk mengobati kondisi psikotik, terutama skizofrenia dan gangguan bipolar dengan fitur psikotik. Obat-obatan ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1950-an.

Mekanisme utama kerja antipsikotik konvensional adalah dengan memblokir reseptor dopamin D2 di otak, yang dipercaya dapat mengurangi gejala positif psikosis seperti halusinasi dan delusi. Contoh obat dalam kategori ini termasuk haloperidol dan klorpromazin. Meskipun efektif dalam mengelola gejala psikotik, antipsikotik konvensional seringkali dikaitkan dengan efek samping ekstrapiramidal yang signifikan, seperti diskinesia tardif, akatisia, dan parkinsonisme, yang memotivasi pengembangan antipsikotik atipikal (generasi kedua).

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychological Association. (n.d.). Conventional antipsychotic. APA Dictionary of Psychology. Retrieved from https://dictionary.apa.org/conventional-antipsychotic
  • Stahl, S. M. (2013). Stahl's Essential Psychopharmacology: Neuroscientific Basis and Practical Applications (4th ed.). Cambridge University Press.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback